BUKU BOB SADINO PDF

Penulis : Dodi Mawardi 3. Penerbit : Kintamani Publishing 4. Tahun Terbit : 5. Tebal Buku : 6. Jumlah Halaman : 7. Harga : Rp.

Author:Mazuk Ditaur
Country:Portugal
Language:English (Spanish)
Genre:Health and Food
Published (Last):2 December 2013
Pages:376
PDF File Size:14.6 Mb
ePub File Size:14.96 Mb
ISBN:406-6-40199-147-5
Downloads:35665
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Nisida



Orang-orang mengenalnya sebagai Bob Sadino. Beliau dilahirkan pada tanggal 9 Maret dan wafat pada tanggal 19 Januari Sementara ibunya bernama Itinah Soeraputra. Masa Kecil Bob Sadino Sejak kecil Bob Sadino hidup berkecukupan serta memiliki pergaulan yang lebih baik karena ayahnya yang seorang amtenaar atau pegawai negeri pada zaman Hindia Belanda.

Karena berasal dari kelurga berkecukupan membuatnya tidak sulit untuk memperoleh pendidikan yang layak. Kehidupannya kala itu cukup memadai dibanding anak seusianya.

Namun disana ia hanya bekerja beberapa bulan saja. Ia memilih mengikuti temannya mendaftar kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Tak lama kemudian ia memutuskan meninggalkan bangku kuliahnya dan memilih kembali bekerja di Unilever.

Di Unilever, Bob Sadino bekerja selama beberapa tahun disana. Setelah itu, ia kemudian mencari tantangan baru dengan bekerja di perusahaan pelayaran bernama Jakarta Lyod. Di perusahaan pelayaran itu, Ia melanglang buana keluar negeri. Belanda dan Jerman merupakan negara yang paling sering dikunjungi olehnya. Tak heran bila ia sangat fasih dengan bahasa Inggris, Jerman dan Belanda. Bekerja di luar negeri dan bertemu dengan berbagai macam orang membuat pergaulannya semakin luas.

Gaji yang ia terima disana lebih dari cukup untuk menopang kebutuhan hidupnya selama di Eropa. Ia selalu merasa tertekan ketika diperintah oleh atasan.

Disisi lain, ia adalah orang yang sangat menghargai apa itu arti kebebasan. Kerja apa dikerjain? Ia nekat meninggalkan semua fasilitas yang diberikannya kala itu. Pulang Ke Indonesia Bo Sadino bersama dengan kleuarganya kemudian kembali ke Indonesia pada tahun dan memutuskan memulai semua dari nol lagi. Dari luar negeri ia memboyong dua buah mobil Mercedes miliknya ke Indonesia.

Salah satu kobilnya ia jual dan kemudian membeli sebidang tanah di wilayah Kemang, Jakarta yang kala itu masih sepi dan dibangun tempat tinggal. Pekerjaan pertama yang ia geluti adalah menjadi sopir taksi gelap berbekal mobil mercedes yang ia punya. Namun musibah kecelakaan yang dialaminya membuat mobilnya rusak parah.

Peristiwa tersebut membuat Bob Sadino beralih profesi menjadi tukang batu dengan upah rupiah. Hal itu membuatnya tertekan dan depresi. Pintar Melihat Peluang Suatu hari Bob Sadino melihat perbedaan bahwa telur ayam lokal sangat kecil dibandingkan dengan telur ayam di luar negeri. Ia melihat sebuah peluang dengan mencoba memasarkan telur ayam negeri di tempat tinggalnya.

Karena tak ada modal, ia kemudian menghubungi sahabatnya Sri Mulyono Herlambang di Belanda untuk dikirimkan 50 bibit ayam broiler langsung dari Belanda. Bob Sadino bukanlah sarjana peternakan.

Ia kemudian mempelajari cara mengembangbiakkan ayam broiler berbekal petunjuk dari majalah peternakan dan perkebunan yang berbahasa Belanda. Ia berhasil mengembangbiakkan ayam peliharaannya dan menjual telur ayamnya kepada tetangga sekitar tempat tinggalnya.

Bob Sadino adalah orang yang pertama kali memperkenalkan telur ayam negeri di Indonesia. Bahkan seekor ayam pun bisa memberikan ilmu dan inspirasi yang sangat berharga. Telur ayamnya banyak disukai terutama tetangganya yang kala itu kebanyakan ekspatriat atau orang asing karena ukurannya yang kala itu lebih besar di banding telur ayam kampung.

Disisi lain, ia yang fasih dalam berbahasa Inggris membuat usahanya semakin laris manis. Awalnya sehari ia mampu menjual beberapa kilogram telur ayam saja kemudian meningkat menjadi puluhan kilo dalam sehari. Ini berkat keuletannya dalam melayani pelangganya walaupun tak jarang ia kadang dimaki oleh pelanggannya. Ketika menjual telur ia tidak lupa menyisipkan setangkai anggrek dalam kemasan telurnya.

Dari Sektor Agribisnis ke Properti Dari berjualan telur, ia kemudian merambah ke bisnis sayur mayur segar. Ia melihat peluang bahwa banyak sayur mayur serta buah-buah unik di luar negeri yang belum ada di Indonesia.

Ia juga adalah orang yang memperkenalkan cara berladang dan berkebun secara hidroponik. Dari cara ini membuatnya dapat menghasilkan sayur-sayuran segar. Disamping itu, ia juga bekerja sama dengan para petani lokal.

Dari sini ia kemudian mendirikan PT Kem Farm yang kemudian produknya berupa sayur-sayuran diekspor ke Jepang. Dari bisnis sayur mayur, Bob Sadino kemudian merambah ke bisnis daging olahan. Produk andalannya adalah sosis, baso, burger dengan sertifikasi MUI dan berstandar mutu tinggi. Setelah itu, Bob Sadino kemudian mendirikan Kem Chicks, sebuah supermarket yang sangat modern di wilayah Kemang, jakarta. Setelah sukses sebagai pengusaha agribisnis, Bob Sadino melebarkan usahanya ke sektor properti dengan mendirikan The Mansion, sebuah hunian apartemen di wilayah Kemang, Jakarta bekerja sama dengan Agung Sedayu Group.

Walaupun demikian Bob Sadino dikenal sebagai sosok yang ramah dan bersahaja. Dalam kesehariannya selain mengurus usahanya, ia juga banyak mengisi seminar sebagai seorang pembicara. Bob Sadino Meninggal Dunia Setelah sempat dirawat selama dua bulan, pengusaha nyentrik Bob Sadino akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta pada hari Senin, tanggal 19 januari setelah berjuang dengan penyakitnya yaitu infeksi saluran pernafasan kronis.

Bob Sadino dikatakan sudah tak sadar dalam minggu. Penyakitnya terkait dengan usianya yang sudah lanjut serta kondisinya yang makin menurun setelah istrinya meninggal dunia pada Juli Beri Rating Artikel Ini.

ELECTRIC CIRCUIT THEORY NAGESWARA RAO PDF

Belajar Goblok dari Bob Sadino

Orang-orang mengenalnya sebagai Bob Sadino. Beliau dilahirkan pada tanggal 9 Maret dan wafat pada tanggal 19 Januari Sementara ibunya bernama Itinah Soeraputra. Masa Kecil Bob Sadino Sejak kecil Bob Sadino hidup berkecukupan serta memiliki pergaulan yang lebih baik karena ayahnya yang seorang amtenaar atau pegawai negeri pada zaman Hindia Belanda. Karena berasal dari kelurga berkecukupan membuatnya tidak sulit untuk memperoleh pendidikan yang layak. Kehidupannya kala itu cukup memadai dibanding anak seusianya.

100 NAJZNAMENITIJIH SRBA PDF

Buku terkait

Ia bersama istrinya menjajakan telur hasil peternakannya sendiri di kawasan kemang. Beragam tanggapan dari konsumen, ada yang menolak, ada yang mau beli, bahkan ada yang komentar tentang kualitas telurnya. Saat itu sekitar tahun , telur ayam negeri belum popular di Indonesia, masyarakat pribumi hanya mengkonsumsi telur ayam kampong. Sehingga sulit memasarkan hal baru, kata ilmu manajemen perlu adanya edukasi pasar. Tetapi Bob tidak mengenal kata edukasi pasar, yang ia lakukan hanya terus menjajakan telur hasil ternaknya bersama istrinya di kawasan Kemang.

ANDARIKI AYURVEDAM PDF

10 Tips Berbisnis ala Bob Sadino yang Wajib Diketahui Calon Pebisnis

Tapi sekarang gue tanya sama Loe, apa Loe yakin Loe bakalan jadi orang sukses? Apa orang yang pintar seperti Loe bakalan lebih sukses dari Bob Sadino yang sering mengaku bahwa dirinya adalah orang goblok? Siapa yang nggak kenal Bob Sadino, pengusaha eksentrik itu? Kenapa goblok? Goblok disini bukan berarti tolol, bodoh, atau tanpa perhitungan. Kata itu merupakan kata kiasan yang biasa digunakan Pak Bob untuk menggambarkan dirinya yang cenderung melawan pakem. Ia juga pernah menjadi orang pintar seperti Loe sebelum akhirnya insaf dan memilih menjadi orang goblok.

Related Articles