AKLIMATISASI ANGGREK PDF

Planlet yang dipelihara dalam keadaan steril dalam lingkungan suhu dan kelembaban optimal, sangat rentan terhadap lingkungan luar lapang. Mengingat sifat-sifat tersebut, sebelum ditanam di lapang, planlet memerlukan aklimatisasi. Aklimatisasi dapat dilakukan di rumah kaca atau pesemaian, baik di rumah kaca atau pesemaian. Dalam aklimatisasi, lingkungan tumbuh terutama kelembaban berangsur-angsur disesuaikan dengan kondisi lapang. Aklimatisasi merupakan proses pemindahan planlet dari lingkungan yang terkontrol aseptik dan heterotrof ke kondisi lingkungan tak terkendali, baik suhu, cahaya, dan kelembaban, serta tanaman harus dapat hidup dalam kondisi autotrof, sehingga jika tanaman planlet tidak diaklimatisasi terlebih dahulu tanaman planlet tersebut tidak akan dapat bertahan dikondisi lapang. Aklimatisasi merupakan kegiatan akhir teknik kultur jaringan.

Author:Malabar Nizilkree
Country:Kuwait
Language:English (Spanish)
Genre:Travel
Published (Last):3 October 2014
Pages:239
PDF File Size:11.67 Mb
ePub File Size:13.11 Mb
ISBN:190-4-37075-798-7
Downloads:84073
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Takasa



Pendahuluan Anggek ialah tanaman hias yang sangat digemari oleh pecinta tanaman hias karena nilai ekonomisnyapun tinggi dan memiliki bunga yang sangat indah. Hal ini disebabkan karena keunikan warna bunga dan bunganya yang berbeda — beda antara bunga dari tanaman yang satu dengan bunga pada tanana yang lain dalam satu spesies.

Di dunia banyak sekali macam anggrek yang dapat ditemukan. Tanaman anggrek sendiri merupakan tanaman bersifat epifit karena hidupnya menumpang pada tanaman lain. Perbanyakan tanaman anggrek dilakukan secara konvensional dengan memerlukan banyak tanaman untuk pembibitannya. Dari hasil pembibitan ini belum tentu didapatkan hasil keturunan yang baik dan sama seperti induknya.. Jika perbanyakannya menggunakan batang, akan diperoleh tanaman yang tidak seragam, tetapi untuk penggunaan biji masih jarang dilakukan karena teknik ini masih tergolong sulit.

Oleh Karen itu, dalam pembibitan tanaman anggerek digunakan teknik kultur jaringan untuk mengembangkan tanana anggrek tersebut agar tidak punah. Dalam proses pembibitannya untuk perbanyakan kultur jaringan ini dilakukan dengan menggunakan botol kulturoleh karena itu ,teknik ini dalam perbanyakan bibit tidak memerlukan waktu yang lama. Dasar Teori Aklimatisasi merupakan proses mengadaptasikan tanaman dari media in vitro di pindahkan ke media in vivo.

Oleh sebab itu tanaman in vitro harus mempunyai teknik khusus dalam pemindahannya ke media in vivo. Dilihat dari keadaannya, tanaman in vitro tidak mempunyai kutikula atau lilin pada permukaan daunnya. Akan tetapi pada tanaman in vivo mengalami penguapan melalui permukaan daun karena kelemababan yang ada pada udara bebas lebih rendah jika dibandingkan dengan kelembaban pada daun.

Tanaman di dalam botol mempunyai jaringan palisade yang lebih kecil dan lebih sedikit untuk menangkap cahaya secara efektif. Oleh karena itu tanaman pada botol ialah tanaman hetetrofa yang belum bisa menghasilkan makanan sendiri, sedangkan tanaman in vivo bisa menghasilkan makanan sendiri.

Hal ini yang menyebabakan masalah pada penggunaan teknik kultur jaringan atau in vitro. Jenis tanaman in vitro bisa diaklimatisasi, jika akarnya dalam keadaan baik dan disimbiosiskankan dengan mycoruza. Faktor — faktor yang harus diperhatikan dalam aklimatisasi ialah ; 1. Menggunakan media yang cocok dengan tanaman. Harus dijaga dan dipantau kelembaban udaranya.

Media yang digunakan dalam teknik aklimatisasi ialah mencampuran antara tanah, pasir, bahan organik seperti campuran pupuk kandang dan arang sekam. Kemudian media tersebut diayak, dikecilin terlebih dahulu dan dicampur secara merata. Sesudah tanaman dari botol kultur dikeluarkan, kemudian dicuci bersih dengan menggunakan air mengalir, lalu ditanam pada media. Setelah itu dipasangkan plastik. Setelah dua minggu, ian atas plastic dipotong pada salah satu bagiannya, begitu juga setelah dua minggu setelahnya.

CALVIN AND HOBBES REVENGE OF THE BABYSAT PDF

Tulisan Teratas

Tujuan dari aklimatisasi adalah untuk mengkondisikan tanaman agar tidak terjadi stress pada waktu ditanam di lapangan. Lapisan lilin tidak berkembang dengan baik 2. Sel-sel palisade daun hanya terbentuk dalam jumlah sedikit 3. Jaringan pembuluh dari akar ke pucuk kurang berkembang 4. Stomata seringkali tidak berfungsi, yaitu tidak mau menutup pada penguapan tinggi. Organ planlet lengkap akar, batang, daun 2. Pertumbuhannya kekar 5.

ELEMENTARY LINEAR ALGEBRA 10TH EDITION SOLUTIONS MANUAL PDF

AKLIMATISASI PADA TANAMAN KULTUR JARINGAN

Di lingkungan autotrof tanaman didorong untuk mampu mengadakan fotosintesis sendiri sehingga dapat tumbuh dan berkembang. Masa penyesuaian diri adaptasi ini secara umum disebut aklimatisasi. Aklimatisasi bertujuan untuk mengadaptasikan tanaman hasil kultur terhadap lingkungan baru sebelum kemudian ditanam di lahan yang sesungguhnya. Berdasarkan uraian tersebut diketahui bahwa aklimatisasi merupakan bagian dari teknik budidaya khususnya ex vitro karena mencakup ruang diluar laboratorium, biasanya dilakukan di screen house dengan tetap memperhatikan alat dan lingkungan yang steril. Aklimatisasi sangat penting dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian hidup suatu tanaman. Oleh karena itu, praktik aklimatisasi perlu dilakukan demi menunjang kegiatan budidaya baik in vitro maupun ex vitro.

BEYOND NUMERACY JOHN ALLEN PAULOS PDF

AKLIMATISASI ANGGREK PDF

Buka tutup botol dan masukkan air sampai setengahnya. Goyang-goyangkan botol hingga tanaman dan akarnya terpisah dari agar-agar. Caranya dengan mengaitkan dan menarik akar anakan anggrek keluar sampai terjatuh ke dalam baskom yang berisi air bersih dan steril. Langkah selanjutnya sama seperti cara pertama. Memindahkan anakan ke kompot Setelah anakan anggrek dikeluarkan dari dalam botol, langkah selanjutnya adalah menanamnya di kompot. Kompot yang digunakan berdiameter 7, 12, 16, atau 20cm. Kompot tersebut tidak terlalu tinggi atau dalam, tetapi menyerupai cobek tempat membuat sambal dari tanah liat.

CHARLES UPTON THE SYSTEM OF ANTICHRIST PDF

Arang bisa berasal dari kayu atau batok kelapa. Ukuran arang yang digunakan kurang lebih berdiameter 3 cm. Hal itu dikarenakan arang kurang mampu mengikat air dalam jumlah banyak. Keunikan dari media jenis arang adalah sifatnya yang bufer penyangga. Dengan demikian, jika terjadi kekeliruan dalam pemberian unsur hara yang terkandung di dalam pupuk bisa segera dinetralisir dan diadaptasikan. Selain itu, bahan media ini juga tidak mudah lapuk sehingga sulit ditumbuhi jamur atau cendawan yang dapat merugikan tanaman.

Related Articles